Dampak Variasi Penyetelan Accumulator terhadap Gangguan Peluncuran Benang Pakan Wol Dombos pada Mesin Tenun Rapier Picanol GT-Max

Main Article Content

Dody Mustafa
https://orcid.org/0000-0002-3684-1579
Della Pramudia
Tina Martina
Abdurrohman
Khairul Umam
Dwi Reisalinda

Abstract

Proses pertenunan kain menghadapi berbagai kendala yang berkaitan dengan lima gerakan pokok pertenunan, salah satunya masalah peluncuran benang pakan yang menyebabkan stop pakan pada mesin tenun. Pada mesin tenun rapier, accumulator berperan penting dalam menyiapkan, membantu menggulung, dan menjaga tegangan benang pakan sebelum disisipkan ke dalam mulut lusi. Tingginya stop pakan dapat dipengaruhi oleh variasi penyetelan tension accumulator serta kualitas bahan baku benang. Benang wol dombos yang digunakan dalam penelitian ini dihasilkan melalui proses pemintalan tangan (hand spinning), meliputi pencukuran bulu, pencucian, pengeringan, dan pemintalan. Karakteristik benang hasil hand spinning cenderung memiliki kerataan kurang baik dan puntiran tidak stabil, sehingga menghasilkan sifat melintir (crinkle) yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan penyetelan tension accumulator agar benang wol dombos memperoleh tegangan konstan sebelum diluncurkan ke mulut lusi. Penelitian dilakukan dengan variasi tension accumulator pada angka 9, 7, dan 5 untuk mengamati jumlah stop benang pakan paling minimum. Setiap variasi diuji selama 5 menit pada mesin tenun rapier Picanol Gt-Max, kemudian data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji statistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyetelan tension accumulator berpengaruh terhadap stop benang pakan wol dombos, dengan jumlah stop paling sedikit pada variasi tension 5, yaitu 31 kali dalam 5 menit. Uji Kruskal Wallis menghasilkan nilai signifikansi <0,05, sehingga H0 ditolak. Hal ini membuktikan bahwa penyetelan tension accumulator berpengaruh signifikan terhadap stop benang pakan wol dombos pada mesin tenun rapier Picanol Gt-Max.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mustafa, D., Pramudia, D., Martina, T., Abdurrohman, Umam, K., & Reisalinda, D. (2026). Dampak Variasi Penyetelan Accumulator terhadap Gangguan Peluncuran Benang Pakan Wol Dombos pada Mesin Tenun Rapier Picanol GT-Max. Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Bidang Tekstil Dan Manajemen Industri, 9(2), 109–119. https://doi.org/10.59432/jurnaltekstil.v9i2.214
Section
Articles

References

Adanur, S. (2001). Handbook of weaving. CRC Press.

Adanur, S., & Mohamed, M. H. (1991). Analysis of yarn tension in air-jet filling insertion. Textile Research Journal, 61(5), 259–266. https://doi.org/10.1177/004051759106100503

Ali, M., Ahmed, R., & Amer, M. (2021). Yarn tension control technique for improving polyester soft winding process. Scientific Reports, 11, Article 1060. https://doi.org/10.1038/s41598-020-79928-1

Astrini, G. Y., Pakpahan, P., dkk. (2022). Pengaruh tension benang terhadap jumlah putus warping. Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen Industri, 5(2), 115–121. https://doi.org/10.59432/jute.v5i2.42

Badan Standardisasi Nasional. (2010). SNI ISO 2060:2010 Tekstil – Benang dari kemasan – Penentuan massa linier (massa per satuan panjang) dengan metode untaian. BSN.

Behera, B. K., & Hari, P. K. (2010). Woven textile structure: Theory and applications. Woodhead Publishing.

Dejene, B. K., & Ayele, M. (2024). Impact of weft yarn structure and fiber type on weft yarn velocity and twist loss in air-jet weaving: A critical review. Journal of Natural Fibers, 21(1), Article 2365961. https://doi.org/10.1080/15440478.2024.2365961

De Pauw, B., Berghmans, F., Thienpont, H., Verdiere, P., & Geernaert, T. (2020). Optical fiber-based sensors as an experimental tool to assess the weft and warp yarn tension beam-to-roll in rapier weaving machines. Textile Research Journal, 90(7–8), 857–865. https://doi.org/10.1177/0040517519881817

Eren, R., Erturk, M., & Hascelik, B. (2014). Kinematic design and motion analysis of spatial rapier drive mechanisms used in weaving machines. Textile Research Journal, 84, 2065–2073. https://doi.org/10.1177/0040517514534754

Kruskal, W. H., & Wallis, W. A. (1952). Use of ranks in one-criterion variance analysis. Journal of the American Statistical Association, 47(260), 583–621. https://doi.org/10.1080/01621459.1952.10483441

Lord, P. R., & Mohamed, M. H. (1982). Weaving: Conversion of yarn to fabric. Merrow Publishing.

Maity, S., Singha, K., & Singha, M. (2012). Recent developments in rapier weaving machines in textiles. American Journal of Systems Science, 1(1), 7–16.

Mather, R. R., & Wardman, R. H. (2011). The chemistry of textile fibres. Royal Society of Chemistry.

McMahon, J. F. (1986). Weft tension during double-rapier weft insertion in weaving. Journal of the Textile Institute, 77, 356–358. https://doi.org/10.1080/00405008608658431

Muryanto, & Sudrajad, P. (2019). Pelestarian dan pengembangan domba Wonosobo (dombos). Loka Aksara.

Muslim, I., Soekoco, A. S., Mustafa, D., & Saifurohman. (2022). Pelatihan pemasakan dan pewarnaan bulu domba di Balai Desa Surengede, Kabupaten Wonosobo. Jurnal Pengabdian Masyarakat AKA, 2(1), 10–13.

Mustafa, D., & Kemal, N. (2019). A study of mechanical properties and morphology Domba Wonosobo (dombos) fibre. Indonesian Textile Conference, 3, 77–83.

Oleynikova, L., & Oleinikov, V. (2016). Weft thread tension during filling insertion process on projectile weaving machines. Científica, 20(2), 83–91. https://doi.org/10.46842/ipn.cien.v20n2a04

Shaheen, A. (1990). Factors affecting weft stresses on shuttleless weaving machines. Mansoura Engineering Journal, 15(2), 13–26. https://doi.org/10.21608/bfemu.2021.171476

Shapiro, S. S., & Wilk, M. B. (1965). An analysis of variance test for normality (complete samples). Biometrika, 52(3–4), 591–611. https://doi.org/10.1093/biomet/52.3-4.591

Simpson, W. S., & Crawshaw, G. H. (Eds.). (2002). Wool: Science and technology. Woodhead Publishing.

Vangheluwe, L., Sleeckx, B., & Kiekens, P. (1995). Numerical simulation model for optimisation of weft insertion on projectile and rapier looms. Mechatronics, 5(2–3), 183–195. https://doi.org/10.1016/0957-4158(95)00005-P

Zhang, C., Wang, Y., Liu, P., Li, C., Xu, C., Zuo, X., & Zhou, X. (2025). Construction and analysis of yarn tension model in the process of electromagnetic weft insertion. Autex Research Journal, 25. https://doi.org/10.1515/aut-2025-0039