Analysis of Optimal Labor Requirements Using Workload Analysis in Woven Chair Production at PT. XYZ
Isi Artikel Utama
Abstrak
PT. XYZ bergerak di bidang manufaktur furnitur yang memproduksi kursi anyaman aluminium dengan sistem produksi berdasarkan pesanan (make to order/MTO). Perubahan jumlah permintaan produk menyebabkan distribusi beban kerja antar stasiun kerja menjadi tidak seimbang sehingga target produksi perusahaan belum tercapai secara optimal. Studi ini dilakukan untuk memperoleh waktu kerja standar dan mengevaluasi tingkat beban kerja tenaga kerja melalui penerapan metode Analisis Beban Kerja (Work Load Analysis/WLA), serta untuk membandingkan biaya tenaga kerja alternatif dalam proses produksi kursi anyaman aluminium tipe Hampton DAC. Metode Studi Waktu Stopwatch diterapkan untuk menentukan waktu standar untuk setiap aktivitas kerja, sedangkan metode Analisis Beban Kerja (WLA) digunakan untuk menganalisis kebutuhan tenaga kerja optimal berdasarkan tingkat beban kerja yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil studi, proses anyaman merupakan aktivitas dengan waktu standar terbesar, yaitu mencapai 52,63 menit untuk setiap unit produk. Berdasarkan analisis WLA, kebutuhan tenaga kerja optimal adalah 36 pekerja, sedangkan tenaga kerja aktual perusahaan adalah 27 pekerja, sehingga dibutuhkan tenaga kerja tambahan. Hasil perbandingan biaya menunjukkan bahwa penggunaan tenaga kerja harian lepas merupakan alternatif yang paling efisien dibandingkan dengan lembur dan penambahan pekerja tetap.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c)
Referensi
Al-Muqaffa, F. W., Yohanes, R., & Winarsih, N. (2025). Analisis Beban Kerja dengan Metode Work Load Analysis pada Departemen Produksi di PT. X. Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 9(1), 69–80. https://doi.org/10.37090/indstrk.v9i1.1558
Aldiansyah, M. R., & Kusnadi, K. (2023). Analisis Beban Kerja dan Jumlah Pekerja Menggunakan Metode Workload Analysis (Studi Kasus: PT. Metal Stamping). Jurnal Teknik, 21(1), 68–76. https://doi.org/10.37031/jt.v21i1.293
Arvianto, A., & Firmansyah, M. (2024). Penentuan Jumlah Tenaga Kerja Menggunakan Work Load Analysis (WLA) Dan Work Force Analysis (WFA) Pada Direct Loading Dan Direct Unloading HOD PT Tirta Investama. Industrial Engineering Online Journal.
Di, O., Inspeksi, B., Sariwarna, P. T., Suci, D. S., Indriastiningsih, E., Widiyanto, A., Industri, T., Sains, F., Kesehatan, D., Surakarta, U. S., Adi, J., No, S., Surakarta, K., & Tengah, J. (2026). Penerapan Metode Workload Analysis Dalam Penentuan Tenaga Kerja. 9(1), 1–8.
Habibah, R. U., Ramadhani, A., Hayyata, F. B., Khairi, I., Industri, T., Teknik, F., Pakaian, P., & Study, S. T. (2024). Pengukuran Waktu Kerja Dengan Metode Stopwatch Time Study. 12(2), 96–102.
Nurdiansyah, Y. A., & Satoto, H. F. (2023). Optimasi Waktu Standar Kerja Menggunakan Metode Stopwatch Time Study. JURMATIS (Jurnal Manajemen Teknologi Dan Teknik Industri), 5(1), 59–68. https://doi.org/10.30737/jurmatis.v5i1.2913
Prio Aji Reynaldi. (2024). 45475-105326-1-Sm. Eprint.Ums.
Ramadhaniyah, N. A., & Satoto, H. F. (2025). Analisis Waktu Kerja untuk Penentuan Kebutuhan Tenaga Kerja dalam Memenuhi Permintaan di CV. Barokah Metal Sidoarjo. JST (Jurnal Surya Teknika), 12(1), 182–186. https://doi.org/10.37859/jst.v12i1.9347
Rida, R., Yudhisa, N., Pramono, & Gunawan, I. (2023). Analisa Beban Kerja Dan Pekerja di Bagian Gudang Spare Part PT. Indofood Medan. Jurnal Manajemen Rekayasa Dan Inovasi Bisnis, 2(1), 81–90.
Suci, D. S., Indriastiningsih, E., & Widiyanto, A. (2026). Penerapan Metode Workload Analysis Dalam Penentuan Tenaga Kerja Optimal Di Bagian Inspeksi PT. Sariwarna Asli. Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Bidang Tekstil Dan Manajemen Industri, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.59432/jurnaltekstil.v9i1.186
Suryaningrat, I. B., Kuswardhani, N., & Hastuti, N. R. (2021). OPTIMALISASI BEBAN KERJA PADA INDUSTRI MAKANAN MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD ANALYSIS (Studi Kasus pada UD. MR-Jember). J. Ilm. Rekayasa Pertan. Dan Biosist., 9(2), 118–129. https://doi.org/10.29303/jrpb.v9i2.219
Syarifuddin, R., Hayat, E. J., & Sa’dudin Tjaptjani, D. (2025). Estimasi Kebutuhan Tenaga Kerja Langsung Menggunakan Workload Analysis untuk Optimalisasi Beban Produksi. Jurnal Kalibrasi, 23(2), 430–442. https://doi.org/10.33364/kalibrasi/v.23-2.3128
Valentina Monoarfa, Lina Putri Taufik, & Kartika Putri Husain. (2024). Analisis Efisiensi Biaya Tenaga Kerja Langsung pada PT. Davincy Airindo. ManBiz: Journal of Management and Business, 3(2), 206–210. https://doi.org/10.47467/manbiz.v3i2.5566
Widiasih, W., & Nuha, H. (2018). Pengukuran Beban Kerja Mental Karyawan Dengan Kuisioner NASA TLX (Studi Kasus: Universitas ABC). Simposium Nasional RAPI XVII – 2018 FT UMS, 59–64. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/11617/10625/Paper_I_01_Revisi.pdf?sequence=3&isAllowed=y
Widiasih, W., & Nuha, H. (2019). Workload Analysis Using Work Sampling and NASA-TLX for Employee of Private University in Surabaya. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 18(2), 134–141. https://doi.org/10.23917/jiti.v18i2.8247
Wignjosoebroto, S. (2008). Ergonomi, Studi Gerak dan Waktu. Guna Widya.