Penanganan Putus Benang Tinggi pada Proses Warping di PT KSM

Penulis

  • Adhy Prastyo Eko Putranto

DOI:

https://doi.org/10.59432/jute.v4i1.12

Kata Kunci:

warping, warping break, benang tinggi

Abstrak

Dalam proses warping di PT Kusuma Sandang Mekarjaya (KSM), ditemukan masalah yang cukup dominan yaitu putus benang tinggi saat proses penarikan dari creel ke beam warping. Tujuan dari poses warping adalah untuk memindahkan gulungan dari cones pada creel ke beam warping secara sejajar kemudian di proses ke proses sizing. Putus benang tinggi disebabkan oleh beberapa faktor, dengan faktor dominan yaitu yaitu spieser lepas (93x). Setelah proses perbaikan melalui analisis diagram fishbone, maka jumlah putus benang tinggi tersebut dapat berkurang jumlahnya (21x). Tingkat warping breaknya turun dari 11,4 menjadi 7,7.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2021-07-01

Cara Mengutip

Putranto, A. P. E. (2021). Penanganan Putus Benang Tinggi pada Proses Warping di PT KSM. Jurnal Tekstil, 4(1). https://doi.org/10.59432/jute.v4i1.12

Terbitan

Bagian

##section.default.title##