Analisis Cones Defect pada Mesin Winding Proses 30 Polyester

Authors

  • Yusila Yusila Program Studi Teknik Pembuatan Benang, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta
  • Abdillah Benteng Program Studi Teknik Pembuatan Garmen, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta

Keywords:

mesin winding, cones defect, benang polyester

Abstract

Departemen Pemintalan di PT EQ Indonesia memiliki target dan kapasitas produksi yang terhitung cukup tinggi. Selama proses berlangsung terdapat beberapa permasalahan yang timbul sehingga menghambat proses produksi, khusunya dalam proses mesin winding. Salah satu dari masalah tersebut adalah adanya cacat pada gulungan benang. Berbagai jenis cones defect diantaranya adalah cacat benang tanpa ekor, lapping, dan swelled. Ketiga jenis cones defect tersebut memiliki penyebab masing-masing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara langsung masalah yang terjadi dalam proses produksi, serta untuk mengetahui penyelesaian masalah yang terjadi pada mesin winding khususnya cones defect (benang tanpa ekor, lapping, dan swelled). Dari pengamatan yang telah dilakukan telah ditemukan bahwa faktor penyebab terjadinya cones defect dipengaruhi oleh cacat benang tanpa ekor yang disebabkan karena auto doffer yang sudah aus atau patah, lapping yang disebabkan karena faktor suhu dan temperatur yang tidak standar, dan benang swelled yang disebabkan  karena perbedaan speed spindle pada mesin ring spinning

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-07-30

How to Cite

Yusila, Y., & Benteng, A. (2018). Analisis Cones Defect pada Mesin Winding Proses 30 Polyester. Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Bidang Tekstil Dan Manajemen Industri, 1(1). Retrieved from https://jute.ak-tekstilsolo.ac.id/index.php/jurnal/article/view/76