Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam Sektor Manufaktur: Analisis Kasus pada Industri di Indonesia

Main Article Content

Nurul Shadrina Bintang
Hamdan S. Bintang
Ghaly Ananda Bintang

Abstract

Tujuan dari studi ini untuk menganalisis penerapan sistem manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di bidang industri manufaktur di Indonesia. Dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, artikel ini menganalisis berbagai faktor pengaruh efektivitas implementasi K3, termasuk kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, Tingkat kesadaran di kalangan pekerja, serta komitmen dari pihak manajemen. Data diperoleh melalui metode survei, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi dari sejumlah Perusahaan manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya walaupun terdapat peningkatan dalam kesadaran serta upaya dari Perusahaan untuk mengimplementasikan K3, masih ada banyak tantangan yang menghalangi penerapan secara menyeluruh di lapangan. Beberapa faktor kunci yang berkontibusi terhadap keberhasilan adalah pelatihan yang memadai untuk pekerja, pengawsan yang rutin, dan kesediaan manajemen untuk melakukan investasi dalam teknologi keselamatan. Penelitian ini juga menawarkan rekomendasi untuk perbaikan yang dapat diterapkan dalam sistem manajemen K3 di sektor industri manufaktur, dengan harapan dapat memperbaiki keselamatan dan Kesehatan di tempat kerja dalam sektor industri.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Bintang, N. S., Bintang, H. S., & Bintang, G. A. (2025). Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam Sektor Manufaktur: Analisis Kasus pada Industri di Indonesia. Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan Dan Aplikasi Bidang Tekstil Dan Manajemen Industri, 8(2), 96–103. https://doi.org/10.59432/jurnaltekstil.v8i2.147
Section
Articles

References

Alamsyah, C. W., Walujodjati, E., & Rahadian, S. P. (2021). Analisis manajemen risiko K3 pekerjaan jalan tol Cisumdawu phase III. Jurnal Konstruksi, 19(1), 60–69.

Angriani, Y. (2025). Occupational health and safety (OHS) hazard risk control strategies in projects: A literature review. Medica & Health Journal, 7(1), 10–20.

Arianti, T. (2023). Strategi peningkatan kesadaran dan implementasi K3 di industri konstruksi: Upaya menjaga K3. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 113–119.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. (2021). Laporan tahunan kecelakaan kerja. https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/

Devira, R. P., & Widowati, E. (2024). Implementasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di PT X. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 2(3), 180–181.

Gustina, R. (2024). Implementasi program K3 untuk menurunkan risiko kecelakaan di industri manufaktur. MAJIM: Jurnal Manajemen & Industri Modern, 3(2), 55–63.

Indonesia. (1970). Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Indonesian Journal of Occupational Safety and Health. (2023). Manajemen Risiko K3 di Unit Pengemasan Industri Pakan: Tinjauan Empiris. 12 (Special Issue), 45–53.

Johnson, L. (2020). Challenges in implementing health and safety regulation in small and medium enterprises. International Journal of Occupational Safety and Health, 10(2), 45–60.

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2019, Mei 15). K3 dan pengaruhnya terhadap produktivitas kerja perusahaan. https://bdiyogyakarta.kemenperin.go.id/news/post/2019/05/15/143/k3- dan-pengaruhnya-terhadap-produktivitas-kerja-perusahaan

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 9 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pekerjaan pada Ketinggian. https://k3.um.ac.id/wp-content/uploads/2019/04/Permen-Kemen-Tenaga-Kerja-No.-06- Tahun-2017-K3-Elevator-dan-Eskalator.pdf

Lazuardi, M. R., Pratama, D., & Fitriani, L. (2022). Analisis Manajemen Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja Menggunakan Metode HIRADC pada Departemen Assembly Listrik. Jurnal Teknik Industri dan Manufaktur, 4(2), 77–85.

Marlina, L., & Rizal, R. (2016). Penerapan SMK3 di lingkungan kerja manufaktur produk makanan dan minuman. Bina Teknika, 12(1), 1–10. https://doi.org/10.54378/bt.v12i1.84

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). (2021). Panduan tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (ILO-OSH 2001). Jenewa: Kantor Perburuhan Nasional.

Pradana, D. A., & Fajar, R. (2025). Identifikasi risiko kecelakaan kerja pada area mesin produksi PT XYZ dengan metode job safety analysis (JSA) dan metode fine. Jurnal Manajemen Industri & Energi, 8(2), 1–12.

Prisnayati, D. R., & Widowati, E. (2024). Implementasi sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di PT X. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 2(3), 180–181.

Rahayu, D., & Mulyana, S. (2023). Budaya Keselamatan dan Produktivitas Kerja di Industri Manufaktur Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 15(1), 12–20.

Rahmadani, F., & Setiawan, B. (2024). Pelatihan dan Pengawasan Sebagai Faktor Penentu Efektivitas Penerapan K3 di Industri Tekstil. Jurnal Manajemen Keselamatan Kerja Indonesia, 11(1), 33–42.

Saputra, E. M. (2023). Analisa risiko terhadap dampak keselamatan kerja (K3) pada industri manufaktur. Kompasiana.

https://www.kompasiana.com/elangmulyasaputra7872/653a051f110fce497b3efb92/analisa-resiko-terhadap-dampak-keselamatan-kerja-k3-pada-industri- manufaktur?page=3&page_images=1

Saputra, E. M., & Yuliani, R. (2023). Implementasi Sistem Manajemen K3 Berbasis ISO 45001 di Industri Manufaktur. Jurnal K3 dan Teknologi Produksi, 2(3), 55–65.

Sari, P. D., Rahim, A., & Andriani, E. (2023). Evaluasi Implementasi SMK3 Berdasarkan ISO 45001:2018 di Perusahaan Otomotif. Jurnal Keselamatan Kerja dan Ergonomi, 8(2), 101–109.

Arianti, T. (2023). Strategi Peningkatan Kesadaran dan Implementasi K3 di Industri Konstruksi: Upaya Menjaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja. ARRAZI: Scientific Journal of Health, 1(2), 113–121. Retrieved from https://journal.csspublishing.com/index.php/arrazi/article/view/256.